PEMKAB SUMTIM INVESTASI Rp 34 M DI BANK NTT CABANG WAINGAPU

Written By Admin on Selasa, Maret 10, 2009 | Selasa, Maret 10, 2009

WAINGAPU - Bupati Sumba Timur, Gidion Mbilijora mengungkapkan, terhitung sejak tahun 2003 hingga 2008, pihaknya sudah menginvestasikan sedikitnya Rp 34 miliar dana APBD di Bank NTT cabang Waingapu. Dengan demikian kata Gidion, Sumba Timur menempati urutan ke tiga pemegang saham terbesar di bank tersebut setelah Pemprov NTT dan Kabupaten Kupang. Menurut Bupati Gidion Mbilijora kepada Timex dikediamannya, Sabtu (7/3) lalu, di tahun ini, Pemkab Sumba Timur akan kembali menginvestasikan dana APBD di Bank NTT.

"Tapi jumlah dana APBD yang akan diinvestasikan di Bank NTT cabang Waingapu pada tahun anggaran 2009 ini masih akan kita bahas dengan DPRD," tegasnya. Gidion menjelaskan, pihaknya masih menunggu rapat umum pemegang saham (RUPS) Bank NTT yang dijadwalkan digelar Juni tahun ini.
Pada bagian lain Gidion menjelaskan, sistem rekruitmen Direktur Perusahan Daerah (PD) Sumba Timur seperti Perusahan Daerah Air Minum (PDAM) dan Waingapu Bhakti (WB) akan melalui fit and propertest dengan latar belakang pendidikan sarjana (S1). "Minimal calon direktur PD berlatar belakang sarjana ekonomi.


Dengan begitu, kita harapkan bisa membawa perubahan berarti bagi kinerja PD-PD yang ada," ujarnya.
Gidion tidak menepis kemungkinan pasar Inpres yang ada di Waingapu statusnya dirubah menjadi PD. Menurut Gidion, perubahan status pasar Inpres menjadi PD tergantung pada perkembangan dan tingkat kebutuhan yang ada.

"Kalau itu memungkinkan dan sepanjang bisa membawa perubahan dan kemajuan bagi Sumba Timur, mengapa tidak," ulangnya.
Ditempat terpisah, Direktur Bank NTT cabang Waingapu, P Stefen Messakh, Minggu (8/3) lalu mengatakan, bila bank yang dipimpinnya itu kini sedang mempersiapkan dua perwakilan baru di dua kecamatan yakni Kecamatan Karera dan Kecamatan Pahunga Lodu. Peresmian perwakilan baru bank tersebut sambung Messakh, usai digelarnya RUPS.

"Setelah RUPS, kita akan segera memfungsikan dua perwakilan Bank NTT di Kecamatan Karera dan Kecamatan Pahunga Lodu. Ini dalam rangka lebih mendekatkan Bank NTT pada warga," katanya.
Dilain pihak, sejumlah warga mengharapkan pemerintah tidak lagi menginvestasikan sebagian dana APBD di bank yang tidak memberikan kontribusi bagi pemberdayaan masyarakat yakni kredit UKM.

"Ada bank di Waingapu sejak didirikan tidak pernah memberikan kontribusi bagi warga Sumba Timur misalnya kredit UKM seperti yang sudah dilakukan oleh Bank NTT selama ini sehingga pemerintah tidak perlu menginvestasikan dananya di bank seperti itu," kata Lorensius (53) warga Waingapu.


[Sumber : Timor Express]

0 komentar:

Poskan Komentar