BANDARA UMK DIDOMINASI BARANG MASUK

Written By Admin on Minggu, Mei 10, 2009 | Minggu, Mei 10, 2009

WAINGAPU - Lalulintas (lalin) barang dan jasa di Bandar Udara (Bandara) Ir. Umbu Mehang Kunda (UMK) Sumba Timur (Sumtim) masih didominasi barang masuk ke daerah itu. Sedangkan barang yang dikirim ke luar jumlahnya jauh lebih sedikit. Dari data yang ada pada Manajemen Bandara UMK yang diperoleh PK, Rabu (7/5/2009), terlihat jelas ketidakseimbangan tersebut.

Sementara untuk lalin penumpang didominasi penumpang yang ke luar dari Sumtim daripada yang masuk ke daerah tersebut. Sebagian besar penumpang yang bepergian melalui Bandara UMK yakni pejabat pemerintah.

Data tiga bulan terakhir menunjukkan, pada bulang Januari 2009, kargo yang masuk 17.731 kg. Sedangkan barang ke luar cuma 6.307 kg. Pada bulan Februari barang yang masuk ke Sumba Timur, 18.372 kg dan yang keluar 13.729 kg, dan bulan Maret barang masuk 17.401 kg, dan yang ke luar 3.401 kg.

Kepala Bandara UMK Waingapu, Hyronimus D Topan ditemui Kamis (7/5/2009), menjelaskan, barang yang dikirim dari Sumtim melalui Bandara UMK, yakni lobster dan sirih. Itu pun jumlahnya kecil dan musiman. Kargo dalam jumlah besar justru yang transit dari Maumere dengan rata-rata setiap kali pengiriman di atas satu ton.

Kondisi terbalik justru terjadi pada lalu lintas penumpang. Dari data yang ada, penumpang yang ke luar dari bandara ini lebih besar dari yang masuk ke wilayah ini. Sebagian besar penumpang, yakni para pejabat atau PNS yang melakukan perjalanan dinas.

Pada Januari 2009, misalnya jumlah penumpang yang ke luar daerah melalui Bandara UMK, 1.594 orang. Sedangkan yang masuk 1.532 orang. Bulan Februari terjadi penurunan penumpang yang ke luar Sumtim dimana penumpang yang pergi 1.324 orang, dan yang datang 1.354 orang. Hal yang sama terjadi pada bulan Maret yang berangkat 1.574 orang, dan yang datang 1.607 orang.

Dari data ini terlihat bahwa belum banyak komoditi dari Sumtim yang dikirim keluar. Sementara tingkat ketergantungan masyarakat daerah ini terhadap barang dari luar masih tinggi. Namun Hyronimus berpendapat Sumtim sebenarnya tidak hanya mengirim sirih dan lobster. Ada komoditi lain yang dikirim ke luar, namun tidak menggunakan jasa angkutan udara karena jumlahnya cukup besar seperti rumput laut, sapi dan kambing, serta ikan segar yang dikirim ke luar Sumtim menggunakan jasa angkutan laut. (*)

Barang Masuk/Keluar Melalui Bandar UMK

Bulan Masuk Keluar
------------------------------------------
Januari 17.731 kg 6.307 kg
Februari 18.372 kg 13.729 kg
Maret 17.401 kg 3.401 kg.

[Pos Kupang]

0 komentar:

Poskan Komentar