KOLOR HIJAU BOBOL RUMAH LURAH

Written By Admin on Selasa, Januari 26, 2010 | Selasa, Januari 26, 2010

WAINGAPU - Berita tentang lelaki berkolor hijau menggegerkan masyarakat di Kota Waingapu, Ibu kota Kabupaten Sumba Timur (Sumtim).

Pada Sabtu (22/1/2010), pukul 03.30 Wita, seorang lelaki hanya mengenakan celana dalam, membobol rumah mantan Lurah Hambala, Pua Umar, di Kelurahan Hambala, Kecamatan Kota Waingapu.

Di rumah itu, pelaku juga mencoba melakukan pelecehan terhadap Nursiah, salah seorang anak perempuan dari pemilik rumah. Namun upaya kolor hijau digagalkan suami korban hingga terjadi perkelahian antara suami korban dan pelaku selama 30 menit di kamar korban. Peristiwa ini menarik perhatian masyarkaat Kota Waingapu karena pelaku setelah kejadian bisa menghilang tanpa jejak.

Halimah, salah seorang kakak korban yang menjadi saksi peristiwa Sabtu dini hari itu, mengatakan, korban masuk ke rumah dengan cara merusak salah satu ventilasi udara di atas pintu rumah. Setelah berhasil masuk rumah, pelaku membuka pintu kamar korban yang berada paling depan.

Anehnya, kata Halimah, malam itu tidak ada satu pun anggota keluarga mendengar pelaku merusak ventilasi dan membuka pintu kamar.

"Pelaku masuk melalui ventilasi bukan lewat pintu utama, tapi kami tidak mendengar suara berisik. Dia turun dari atas ventilasi tidak meninggalkan bekas telapan kaki. Dia juga bisa membuka pintu kamar depan, padahal pintu kamar dalam keadaan terkunci," tutur Halimah.

Menurut dia, saat pelaku masuk ke kamar Nursiah yang sedang hamil tiga bulan, ia sempat melihat pelaku lalu membangunkan suaminya kalau ada orang asing masuk kamar tidur . "Pelaku tertangkap basah tapi tidak menyerah tapi memberikan perlawanan dan masih berusaha menyentuh korban. Pelaku kabur setelah terkena pukulan suami korban. Pelaku tidak terlihat lagi dan orang dalam rumah hanya melihat sekelebat bayangan hitam menghilang di kegelapan malam dan bukan dalam wujud manusia," jelas Halimah. Dia mengatakan, pelaku dengan ciri kurus tinggi, badannya mengkilap seperti dilumuri minyak dan bau amis serta rambutnya cepak.

Halimah menuturkan, pada Sabtu sore, mereka melihat pelaku di atap rumah dan sempat turun dari atap lalu kembali beradu fisik dengan suami korban. Namun kejadiannya cukup singkat lalu pelaku kembali menghilang setelah massa ndatang ke lokasi kejadian. Warga sempat mencari pelaku di setiap sudut lokasi itu tapi tidak berhasil. Dan, penampakkan 'kolor hijau' ini merupakan kejadian ke sepuluh kali di wilayah Sumtim. Dua kali terjadi di Kampung Arab, tujuh kali di Kampung Bugis dan sekali di Kelurahan Kemala Putih. Diduga pelaku orang yang sama. Para korban mengaku pelaku membuka pakaian korban lalu tidur di samping mereka namun korban mengaku tidak diperkosa.

copy from pos kupang

1 komentar:

Vany Kadiwanu mengatakan...

ya ampun...hari gini masi saja ada manusia aneh kayak begitu...
itu kolor ijo betulan kah?
ya ampun...SUMBA...kenapa magic2 tu tidak bisa ilang sedikit kah?

Poskan Komentar