DIRUT AGUAMOR TURUN KE SUMBA TIMUR

Written By Admin on Selasa, Mei 25, 2010 | Selasa, Mei 25, 2010

WAINGAPU - Direktur Utama (Dirut) PT Aguamor Matawai Kahingiru, Alfridus Bria Seran menegaskan, sebenarnya tidak ada persoalan yang mendasar di lembaga yang dipimpinnya.

Dari sisi pemasaran demikian anggota DPRD NTT dari Fraksi Partai Golkar ini, pemasaran air mineral aguamor tetap berjalan normal seperti biasanya.


Toh begitu kata Alfridus kepada Timor Express melalui telepon selulernya dari Kupang, Minggu (23/5) lalu, ia akan turun ke Sumba Timur dalam waktu dekat ini usai pemilukada 3 Juni mendatang. “Kita juga mau rapat umum pemegang saham (RUPS) dengan Pemkab Sumba Timur dalam waktu dekat ini cuma karena semua pihak termasuk Bupati Sumba Timur pak Gidion Mbilijora masih sibuk menghadapi pemilukada tanggal 3 Juni nanti, maka usai pemilukada baru terlaksana RUPS dimaksud,” terangnya.

Dikatakan, manajemen PT Aguamor Matawai Kahingiru masih berjalan secara sehat hingga saat ini yang dibuktikan meningkatnya sisi produksi air mineral khususnya dalam kemasan gelas yang mencapai 10.000 gelas per hari.

“Meskipun tidak berada di Waingapu tapi saya selalu memantau perkembangkan PT Aguamor
Matawai Kahingiru. Semua kekurangan yang ada akan tetap kita benahi termasuk salah satu jabatan direktur sepeninggal almarhum pak Soleman Djami Rohi yang segera akan kita isi setelah RUPS dengan Pemkab Sumba Timur nanti,” akunya.

Soal tidak adanya kemasan 600 ml dan 1.500 ml yang dikeluhkan warga, menurut Alfridus, pihaknya memang tidak memproduksi air mineral kemasan tersebut dikarenakan kendala utama pada sisi transportasi di Waingapu dimana kapal ekspedisi pengangkut kemasan botol tersebut seringkali tidak mengangkutnya dengan berbagi alasan.


“Ini kendalanya sehingga kita tidak lagi memproduksi kemasan air mineral aguamor 600 ml hingga 500 ml itu. Namanya persaingan tentunya ada intrik yang dilakukan pengusaha yang menjual air mineral asal luar Sumba dengan harga yang miring. Dengan begitu, kita nyaris mengalami kerugian karena terpaksa harus menurunkan harga jual aguamor di pasaran. Tapi dari sisi kualitas, aguamor tetap teratas dari produk lain,” kata dia.


Pun masalah terhentinya kontrak PT Aguamor Matawai Kahingu dengan asuransi kesehatan untuk karyawan menurutnya, karena adanya perubahan manejemen di PT Askes. “Tapi itu hanya bersifat sementara karena akan dilanjutkan dalam waktu dekat ini sehingga karyawan PT Aguamor Matawai Kahingiru memperoleh jaminan kesehatan.

Kalau masalah gaji karyawan, kita selalu menyesuaikannya dengan perkembangan dan keuntungan perusahan,” jelasnya seraya menambahkan, kelebihan lain air mineral aguamor adalah memberikan subsidi pada warga tidak mampu untuk menikmati produk lokal kebanggan Sumba Timur itu dengan harga Rp 5.000 per gallon.

“Ini adalah upaya Pemkab Sumba Timur bersama PT Aguamor Matawai Kahingiru agar air mineral aguamor tidak hanya dinikmati oleh kalangan tertentu tapi seluruh elemen masyarakat termasuk yang masuk dalam kategoiri tidak mampu dengan harga yang relatif rendah khusus untuk kemasan gaalon,” tukasnya.

Diberitakan sebelumnya, terancamnya pemasaran air mineral aguamor selain adanya penurunan rasa dan bau juga mulai beredarnya berbagai air mineral kemasan asal Bima-NTB dan Jawa di Sumba Timur. Komisaris PT Aguamor Matawai Kahingiru, Umbu Hapu Hambandima mengaku menerima keluhan warga terkait penurunan kualitas air mineral aguamor.

Namun Umbu Hapu yang menjabat Asisten I Bidang Administrasi Keuangan Setda Sumba Timur itu, mengaku belum mengetahui penyebabnya. Dia juga berjanji akan turun ke lapangan meninjau langsung pabrik air mineral aguamor yang berlokasi di Desa Mbatakapidu Kecamatan Kota Waingapu.

[sumber : Timor Express]

0 komentar:

Poskan Komentar