ANGGARAN SUMTIM 2010 NAIK 11,58 PERSEN

Written By Admin on Selasa, Oktober 12, 2010 | Selasa, Oktober 12, 2010

WAINGAPU - Anggaran belanja daerah Sumba Timur tahun 2010 setelah perubahan naik menjadi Rp 552.115.391.584,00 (11,58 persen) dari anggaran induk Rp 494.801.085.881,00. Sementara pendapatan mengalami kenaikan Rp 46.172.959.131,44 dari pendapatan dalam APBD induk 2010 Rp 443,676 miliar.

Peningkatan anggaran belanja dan pendapatan daerah Kabupaten Sumba Timur terungkap dalam rapat panitia anggaran dengan Pemda Sumba Timur di ruang rapat utama DPRD setempat, Kamis (7/10/2010). Pembengkakan belanja dalam APBD Perubahan terjadi karena ada peningkatan belanja di beberapa SKPD.

Kenaikan anggaran belanja terjadi terbesar pada komponen belanja langsung 21,99 persen dari Rp 188.404.601.500,00 menjadi Rp 229.839.484.950,00. Sedangkan pada belanja tidak langsung mengalami kenaikan 5,18 persen dari Rp 306.396.484.381,00 menjadi Rp 322.275.902.634,00.

Plt. Kepala Dinas Pendapatan, Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah (PPKAD) Sumba Timur, Johanes Pama, mengatakan, peningkatan pendapatan dan belanja daerah karena ada penambahan dana dari APBN Perubahan Rp 25 miliar masing-masing untuk peningkatan infrastruktur pembangunan daerah (DPIPD) Rp 24 miliar dan peningkatan sarana pendidikan Rp 1 miliar.

Namun Johanes mengatakan, jumlah belanja setelah perubahan itu baru angka sementara karena masih dibahas lebih lanjut di panitia anggaran DPRD Sumba Timur.

Sementara dalam pembahasan di panitia anggaran DPRD Sumba Timur, ada beberapa komponen anggaran yang diusulkan dikurangi. Ada juga SKPD tertentu yang mendapat penambahan anggaran.

Ketua DPRD Sumba Timur, Drh. Palulu Pabundu Ndima, M.Si, meminta agar anggaran belanja rutin dikurangi dan penambahan anggaran untuk Satuan Polisi Pamong Praja. Penambahan anggaran untuk Satuan Pol PP terkait rencana pemerintah mengaktifkan kembali operasi padang dalam rangka menekan kasus pencurian ternak di daerah itu.

Operasi padang, kata Palulu, membutuhkan anggaran tidak sedikit karena melibatkan banyak pihak. Selain anggaran untuk operasi padang, Palulu juga mengusulkan penambahan dana di Dinas Peternakan untuk pengadaan obatan dalam rangka penanggulangan penyakit ternak, khususnya ternak besar di daerah itu.

[Sumber : Pos Kupang]

0 komentar:

Poskan Komentar