PEMKAB SUMBA TIMUR SALURKAN BERAS CADANGAN

Written By Admin on Selasa, April 13, 2010 | Selasa, April 13, 2010

Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Sumba Timur, Nusa Tenggara Timur (NTT) segera menyalurkan 100 ton beras cadangan milik pemerintah untuk mengatasi rawan pangan yang dihadapi masyarakat di wilayah itu.

Beras tersebut akan disalurkan kepada masyarakat di 56 desa yang sudah memasukkan usulan kepada pemerintah untuk mendapat bantuan beras, kata Bupati Sumba Timur Gidion Bilijora, dalam percakapan melalui telepon dengan ANTARA dari Kupang, Senin (12/4/2010) terkait ancaman rawan pangan di wilayah itu.

"Langkah penanganan yang akan segera dilakukan adalah menyalurkan beras cadangan milik pemerintah sebanyak 100 ton yang saat ini tersimpan di gudang Badan Urusan Logistik (Bulog), sambil menunggu bantuan dari pemerintah provinsi NTT," katanya.

Dia mengatakan, setiap kepala keluarga akan memperoleh bantuan beras sebanyak 14 kg, walaupun hanya cukup untuk memenuhi kebutuhan selama sepekan.

"Kita ambil langkah untuk intervensi jangka pendek dengan menggunakan alokasi cadangan beras pemerintah yang menjadi kewenangan bupati," katanya.

Langkah lain yang sudah diambil adalah meminta persetujuan DPRD agar memberikan kesempatan kepada pemerintah untuk menangani penyaliran bers miskin satu putaran dan sudah mendapat persetujuan, tinggal pelaksanaan di lapangan.

Pemerintah juga telah mengajukan permohonan bantuan beras dan pompa air ke Gubernur NTT, mengusulkan bantuan beras sebanyak 2.000 ton ke Kementerian Sosial RI di Jakarta dan 250 unit pompa air dari Kementerian Negara Pembangunan Daerah Tertinggal.

Permohonan bantuan ini untuk penanganan jangka panjang dengan melibatkan masyarakat secara aktif dalam membangun usaha ekonomi, katanya.

Kekeringan hebat dilaporkan melanda sebagian besar wilayah Sumba Timur. Lahan pertanian yang rusak dan gagal panen mencapai 18.559,221 hektar (ha) dengan jumlah petani yang gagal panen mencapai 31.002 kepala keluarga (KK).

Data yang dikeluarkan Badan Bimmas Ketahanan Pangan Kabupaten Sumba Timur menyebutkan, luas lahan padi yang gagal panen akibat kekeringan mencapai 7.957,1 ha, jagung 8.517,7 ha, kacang tanah 1.267,65 ha, kacang hijau 8.99,58 ha, ubi kayu 405,18 ha dan ubi jalar 12 ha.

copyright by : POS KUPANG online

0 komentar:

Poskan Komentar