SUMBA TIMUR BELUM BENTUK BPBD

Written By Admin on Selasa, Juni 29, 2010 | Selasa, Juni 29, 2010

WAINGAPU - Sumba Timur merupakan salah satu daerah rawan bencana, khususnya kekeringan dan banjir. Ironisnya, sampai saat ini daerah ini belum memiliki Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) sebagai lembaga yang khusus menangani masalah bencana alam.

Belum terbentuknya BPBD di Sumba Timur dibenarkan Kepala Badan Kesbangpol Sumba Timur, Marthen Kilimandu, saat ditemui di Waingapu, Senin (28/6/2010). Marthen mengakui, rencana pembentukan BPBD Sumtim sudah ada karena peraturan bupati mengenai pembentukan BPBD Sumba Timur sudah terbit. Kondisi yang sama ini diperkuat Sekretaris Daerah Sumba Timur, Umbu Hamakonda, S.E, M.Si.

Sementara Sekretaris Badan PBD Propinsi NTT, Blasius Jemiun, ditemui di Waingapu mengatakan, pembentukan Badan PBD di kabupaten mutlak diperlukan untuk mengidentifikasi dan mengkoordinir setiap bantuan bencana ke kabupaten-kabupaten. Jemiun mengatakan, pembentukan Badan PBD kabupaten/kota dilakukan dengan peraturan bupati/walikot dan kehadiran BPBD di daerah tergantung kemauan bupati/walikota.

Lebih lanjut Jemiun menegaskan, dengan terbentuknya BPBD, maka pengawasan terhadap bantuan yang berkaitan dengan bencana akan lebih terfokus/terarah, obyektif dan tepat sasaran. "Dengan ketentuan yang baru, bantuan bencana alam harus berdasarkan data yang jelas mulai dari lokasi, obyek sasaran, termasuk nama korban bencana. Jika tidak lengkap, kita tidak berani memberikan bantuan. Data kerugian akibat bencana juga harus obyektif. Jangan akal-akalan karena tim teknis kita akan melakukan penilaian ulang sampai ke lapangan," kata Jemiun.

Suatu kondisi baru bisa dikatakan bencana, jelas Jemiun, jika volume dan intensitas tinggi, memiliki dampak luas dan dikuatkan dengan pernyataan kepala daerah setempat. Khusus wilayah Sumba Timur, kata Jemiun, bencana yang sering terjadi adalah kekeringan, kebakaran dan juga banjir.

Sementara gelombang pasang dan gempa bumi jarang terjadi. Namun dengan merujuk pada sejarah Sumba Timur yang pernah beberapa kali mengalami tsunami, Kepala Badan Kesbangpol Sumba Timur, Marthen Kilimandu, meminta masyarakat di sekitar wilayah pantai di kabupaten ini agar selalu waspada terutama di wilayah Kelurahan Kemala Putih dan sekitarnya karena daerah itu merupakan daerah hempasan gelombang.

0 komentar:

Poskan Komentar