BANDI GANTIKAN PRAING, PELINDIMA KABAN PP KB

Written By Admin on Senin, Juni 14, 2010 | Senin, Juni 14, 2010

WAINGAPU - Badan pertimbangan jabatan dan kepangkatan (Baperjakat) kini tengah menggodok sejumlah calon pejabat yang akan menduduki jabatan eselon II, III, IV dan V yang sebentar lagi akan digelar bupati dan wakil bupati Sumba Timur terpilih... hasil pemilukada 3 Juni, Gidion Mbilijora dan Matius Kitu.

Sumber yang layak dipercaya Timor Express menyebutkan, Kabag Pemerintahan Setda Sumba Timur, Dominggus Bandi dalam mutasi tersebut akan menduduki posisi baru sebagai kepala Bapedalda menggantikan Khristofel Praing. Praing terpaksa mundur dari jabatan kepala Bapedalda ketika memutuskan maju bersama Umbu Manggana sebagai calon wakil bupati Sumba Timur di pemilukada 3 Juni.

Selain Dominggus Bandi, Kabag Umum Lu Pelindima juga dikabarkan bakal menempati jabatan baru sebagai kepala Badan Pemberdayaan Perempuan (PP) dan KB. Jabatan tersebut hingga kini masih lowong sepeninggal Hikmah Al Jufrie yang memilih pindah keluar Sumba.

Ketua Baperjakat yang juga Sekda Sumba Timur, Umbu Hamakonda menegaskan bila mutasi jabatan tersebut dilakukan setelah pelantikan bupati dan wakil bupati Sumba Timur, 31 Agustus nanti. "Tapi itu kewenangan pak bupati menyangkut siapa pejabat yang akan menduduki sejumlah jabatan lowong yang ada di lingkup Setda Sumba Timur.

Baperjakat hanya mempertimbangkan dari sisi kepangkatan dari pejabat yang dipromosikan. Memang masih banyak jabatan eselon II, III, IV dan V yang lowong dan harus diisi tapi soal nama -nama pejabat yang akan menduduki posisi-posisi tersebut saya tidak menyebutnya pada publik karena itu adalah hak prerogatif pak bupati. Ini juga masih bersifat rahasia," kata Umbu Hamakonda kepada Timor Express di Waingapu, Jumat (11/6).

Menurut Umbu Hamakonda, untuk jabatan eselon II yang lowong dan harus segera diisi diantaranya adalah jabatan kepala Bapedalda, Kadis Peternakan, Kadis PPO dan Kadis Perindag. Jabatan Kadis Kehutanan dan Kepala Bappeda yang juga akan berakhir ditahun ini karena dua pejabat yang menduduki jabatan tersebut, Johanis RL Wulang dan Christian E Hunga memasuki pensiun di tahun ini dan tidak bisa lagi diperpanjang.

Anggota Fraksi Partai Golkar (FPG) DPRD Sumba Timur, Anton Dida Djuka meminta bupati Gidion Mbilijora menempatkan pejabat sesuai kapasitas dan kapabilitas yang dimilikinya. "Kalau tidak mampu jangan kepingin dengan jabatan karena ada oknum pejabat birokrasi di Sumba Timur sesuai pengamatan kami selama ini bisanya hanya makan gaji buta.

Dia tidak tahu dan memahami tupoksinya sendiri. Hal seperti inilah yang nantinya menjadi penghambat program dan kinerja pemerintah lima tahun kedepan bila pejabat seperti itu tidak segera dipangkas," tandas Anton.

[Sumber : Timor Express]

0 komentar:

Poskan Komentar