SEBANYAK 48 TON BERAS DI BUANG KE LAUT

Written By Admin on Rabu, September 29, 2010 | Rabu, September 29, 2010

Labuhan Bajo - Sebanyak 48 ton beras yang diangkut Kapal Motor (KM) Karya Sayang, terpaksa dibuang di perairan Selat Molo, Kecamatan Komodo, Kabupaten Manggarai Barat, Senin (28/9/2010).

Puluhan ton beras itu dibuang ke laut untuk menghindari tenggelamnya KM Karya Sayang dalam pelayaran dari Sinjai (Sulawesi) menuju Waingapu (Sumba Timur). Sampai berita ini dikirim Selasa malam, keberadaan KM Karya Sayang belum diketahui.

Informasi yang dihimpun FloresStar dari Labuan Bajo, Selasa (28/9/2010), menyebutkan, KM Karya Sayang, hampir tenggelam sekitar pukul 23.30 Wita. Saat itu KM Karya Sayang dalam pelayaran dari Sinjai, Sulawesi menuju Waingapu, Sumba Timur mengangkut 50 ton beras. Tiba di sekitar perairan Warloka, kapal ini terseret arus Selat Molo yang cukup deras.

Untuk mengurangi muatan kapal, sejumlah awak terpaksa membuang 48 ton beras yang diangkut kapal motor tersebut. Naasnya lagi, seorang anak buah kapal (ABK) menghilang. Sampai saat ini petugas belum mengetahui persis keberadaan KM Karya Sayang.

Kepala Kepolisian Resor (Kapolres) Manggarai Barat, AKBP Drs. Samsuri, yang dikonfirmasi melalui telepon selulernya membenarkan kejadian itu.

Samsuri menjelaskan, saat ini pihak kepolisian, TNI, Sjahbandar Labuan Bajo, TNI Angkatan Laut dan Badan SAR telah melakukan penyisiran di lokasi kejadian. Penyisiran mulai dari perairan Warloka, Komodo hingga Selat Molo. Belum diketahui persis berapa jauh KM Karya Sayang terbawa arus atau tenggelam.

"Sementara ini tim gabungan sudah turun ke lokasi untuk mencari kapal. Belum diketahui pasti berapa korban yang hilang atau tenggelam. Kami masih melakukan pencarian, " kata Samsuri.

Untuk sementara, lanjut Samsuri, informasi yang baru diterima pihak kepolisian bahwa dalam kecelakaan laut ini, salah satu ABK hilang. Selain itu, mengenai kepastian apakah kapal tersebut tenggelam atau terus melanjutkan pelayaran, Samsuri mengaku belum mengetahui persis karena masih menunggu berita dari Tim SAR yang sedang mencari posisi kapal motor tersebut.

[Sumber : Pos Kupang]

0 komentar:

Poskan Komentar