PRAMBUNI BUTUH 6,6 KM SALURAN PERMANEN

Written By Admin on Jumat, November 26, 2010 | Jumat, November 26, 2010

KUPANG - Daerah Irigasi (DI) Prambuni di Kabupaten Sumba Timur saat ini masih membutuhkan pembangunan saluran irigasi permanen agar bisa berfungsi efektif. Kebutuhan pembangunan saluran permanen ini untuk menekan tingkat penyerapan air pada lahan persawahan milik petani di daerah itu.

Hal ini dibenarkan Kepala SNVT PPSDA NT II, Ir. Budi Sucahyono, M.Si, melalui PPK Irigasi III Wilayah Sumba, Ir. Marchabhan Soeparno, M.Si, saat ditemui di Kupang, Kamis (25/11/2010).

Marchabhan menjelaskan, tahun 2010 ini pihak sudah selesai membangun jaringan sekunder saluran irigasi 8,3 km di DI Prambuni menggunakan dana APBN. Namun pembangunan saluran ini belum bisa menopang secara keseluruhan kebutuhan jaringan permanen seluruhan di daerah irigasi itu. Hal ini diharapkan agar tingkat penyerapan air di lahan petani bisa dimanimalisir.

"Khusus pekerjaan tahun 2010 sudah selesai dikerjakan rekanan. Dan tim PHO sudah kembali dari lapangan untuk melihat pekerjaan fisik yang dikerjakan rekanan. Namun administrasi pencairan dana masih dalam proses oleh pihak rekanan untuk pencairan dana pekerjaan seratus persen," jelasnya.

Soal mengapa pemerintah tidak membangun kebutuhan saluran di DI Prambuni sesuai kebutuhan di daerah irigasi itu, Marchabhan didampingi Asisten Teknik, Frengky Welkis, ST, menjelaskan, dana pemerintah sangat terbatas sehingga penanganan daerah irigasi dikerjakan bertahap.

Tentang pekerjaan pembangunan jaringan irigasi DI Tidas, Marchabhan menjelaskan, pihakya tahun 2010 membangun saluran 555 meter, dan melakukan pekerjaan manhole untuk mendukung petani agar bisa membersihkan saluran pekerjaan di jaringan irigasi persawahan Kambaniru.

Tentang rencana pekerjaan tahun 2011 di Sumtim, dia menjelaskan pihaknya hanya menangani satu paket pekerjaan di DI Praingkareha untuk pekerjaan saluran sekunder 10 km serta sejumlah bangunan sadap.

[Sumber : Pos Kupang]

0 komentar:

Poskan Komentar