RAYAKAN HKN DENGAN JALAN SANTAI

Written By Admin on Selasa, November 16, 2010 | Selasa, November 16, 2010

Waingapu - Masyarakat di Kabupaten Sumba Timur merayakan Hari Kesehatan Nasional (HKN) dengan melakukan jalan santai bersama, Sabtu (13/11/2010). Kegiatan ini disponsori PT Askes (Persero) Waingapu, BNI Waingapu, WVI, Stimulant, RSU Imanuel, RSK Lindimara, BRI Cabang Waingapu dan Bank NTT Cabang Waingapu.

Jalan santai dimulai dari Lapangan Pahlawan mengitari Jalan Ahmad Yani, masuk ke Matawai lalu kembali ke Lapangan Pahlawan. Kegiatan jalan santai diikuti sekitar 1.000 warga. Dalam kegiatan ini, digelar pula pameran pangan lokal serta berbagai program dari rumah rumah sakit yang ada di Sumba Timur.

Wakil Bupati (Wabup) Sumba Timur, dr. Matius Kitu Sp.B dalam sambutannya, mengatakan, olahraga merupakan kegiatan positif untuk membuat tubuh dan jiwa seseorang sehat. Apalagi dengan berbagai tekanan ekonomi dan beban kerja yang cukup tinggi belakangan ini.

Olahraga ringan dan murah seperti jalan santai, katanya, memberikan efek positif terhadap cara berpikir seseorang. "Jika dahulu ada pepatah mengatakan, di dalam tubuh yang sehat ada jiwa yang sehat, sekarang ini terbalik. Jiwa yang sehat akan membuat tubuh seseorang sehat. Tubuh seseorang tidak akan sehat kalau jiwanya tidak sehat," kata Matius.

Menyadari begitu pentingnya olahraga terhadap kesehatan tubuh seseorang, PT Askes (Persero) Waingapu mewacanakan agar jalan santai menjadi kegiatan rutin setiap hari Jumat di daerah ini. Namun ide positif ini belum disampaikan secara luas.

Jalan santai dalam rangka Hari Kesehatan Nasional di Sumba Timur berakhir dengan penarikan door prize yang disediakan sponsor. Ada kulkas, sepeda, televisi 21 inch, rice cooker, dispencer dan hadiah lainnya.

Pada kesempatan yang sama, panitia memberikan penghargaan kepada dokter teramah, perawat teramah dan perawat yang paling rajin dan terdisiplin. Pemilihan ini dilakukan melalui survei pendapat pasien yang dilakukan Stimulant Institute Sumba.

Hasil survei memilih dr. Putu Wiyana sebagai dokter teramah, Frederika sebagai perawat teramah dan Ngongo Ama sebagai perawat terdisiplin dan terajin.

Ketua panitia, dr. Amsal Ginting berharap, penghargaan ini tidak saja memotivasi mereka yang mendapat penghargaan untuk meningkatkan pelayanan, tapi juga dokter atau perawat yang lain karena sejauh ini masih banyak keluhan masyarakat terhadap pelayanan, terutama keramahan petugas dan paramedis di rumah sakit yang ada di daerah ini.

[Sumber : Pos Kupang]

0 komentar:

Poskan Komentar